Skip to main content

Dulu Wanita-Wanita Ini Tak Dipandang, Sekarang Jadi Rebutan


Dulu tak dipandang, sekarang jadi rebutan.
Dulu mandi di kolam ikan, sekarang mandi di kolam renang.

Bak Bunga Kamboja di pemakaman, yang identik dengan kematian. Tapi banyak yang lupa, Bunga Kamboja juga hiasan pekarangan

Mereka adalah Kamboja yang mampu bertahan hidup. Meski cuaca panas menyengat wajah mereka.

Tapi ketika Kamboja mendapat sedikit perhatian, Kamboja menjelma jadi tanaman hias yang berharga.
Dan kamboja akan tetap mekar walau terkadang lupa diperhatikan.

Begitulah Kamboja-Kamboja lulusan SUPM ini. Dulu... mereka hanya dianggap wanita tangguh, tapi punya rupa yang biasa-biasa saja.

Tak satupun orang lain mengatakan mereka cantik rupa yang menawan, bahkan pria seangkatan dan senior mereka juga berkata demikian.

Kini lihatlah rupa mereka... bak induk mawar muda yang tumbuh dengan mekar, yang melahirkan panorama indah disetiap mata ingin memandang, yang mengundang decak kagum pria setiap kali ingin mengenal.

Bahkan senior mereka sering kali merasa sesal, karna terlalu sering diabaikan. Tapi... tiada guna lagi menaruh sesal.

Wahai Bunga Kamboja, teruslah engkau bersinar.

Ada yang ingin mengenal mereka kembali? Maaf... mereka sudah punya pilihan😂

Putri Wulandari
Facebook: Putry Wulandari














Yani Putri Tanjung
Facebook: Yani Putri Tanjung














Elsa Sheno
Facebook: Elsa SheNo














Manda Okvita sari
Facebook: Manda Okvita Sari Manda

Telmawati Tel
Facebook: Telmawati Telaumbanua
























Virdha 
Facebook: ViRdha
  
Dianita Fernanda
Facebook: Dianita Fernanda

















Melinda
Facebook:  Mel Linda















Desyla Lastika Wati
Facebook: DesyLa ListikaWati














Venny
Facebook: Venny















Facebook: Fahdiatul 

Popular posts from this blog

Diskusi Properti

Forum Diskusi Properti: - Pembeli properti - Pemilik Lahan atau pemilik properti - Kontraktor, Wiraswasta dan Pedagang - Pemilik Rumah Kost Atau Kontrakan - Bank / KPR  Pembeli properti sudah dipastikan ada Bank / KPR yang bisa memberikan bunga rendah, dengan informasi yang dapat dipercaya. Begitu juga dengan Bank / KPR, ingin pengaju pinjaman yang benar-benar seius. Itu juga berlaku buat si penjual / yang menyewakan properti, pemilik lahan agar dapat memasarkan produknya pada yang benar-benar serius. Di sini kita berdiskusi, semoga ada manfaat dengan menemukan jaringan yang tepat.

Biografi, Biodata, Profil Doni Romiza

Doni Romiza, Pria kelahiran Padang – Sumatera Barat, 10 November 1983. Pernah belajar Ilmu Komunikasi di Universitas Ekasakti Padang. Senang membaca berbagai genre novel dan berbagi cerita di blog pribadi www.adosinfo.blogspot.com . Doni Romiza Memiliki pengalaman training untuk Pelatihan bahasa dan budaya Jepang di Kota Naha Jepang pada tahu 2003–2006, disusul Pelatihan Perikanan di Kota yang sama. Sekarang aktif di properti Facebook: @Doni Romiza Email: donichaniago26@gmail.com

Broker Properti Lagunya Apa? Semua Punya Lagu| Adosi Properti

Wage Rudolf Supratman ditabalkan namanya sebagai penggubah lagu Indonesia Raya. Lagunya berwibawa dan bikin bergidik bulu roma. Langgamnya Maestoso Con Bravura pada metronome speed 104 di nada dasar C. Keren. Tentara juga punya mars, bahkan Ibu-Ibu Dharma Wanita juga punya. Ciputra juga ada dan sering dinyanyikan anak-anak kecil dalam koor yang indah. Lalu, broker properti lagunya apa? Karena belum ada yang nyiptain, maka lagu kebangsaan broker properti, ada beberapa biji. Jika Anda masih belajar jadi broker properti, lagunya berjudul “Bintang Kecil. Amat banyak dan aku ingin... aku ingin". Karena rejeki belum nongol-nongol. Tapi saat mulai pinter cari duit, lagunya berubah jadi “Maju tak Gentar, membela yang bayar". Padahal harusnya “membela yang benar”. Broker mulai kehilangan idealisme sebagai perantara bisnis properti yang jujur dan servicing. Waktu berlalu, penghasilan berlipat dan mobil berganti warna. Lagunya,  ciptaan Adjie Soetama “Tinggal Bilang” ya...