Skip to main content

Belajar Properti Boleh Dengan Siapapun, Tapi Untuk Bisa Fokus, Belajarlah Pada Tempatnya | Abak Property

PRODUCT KNOWLEDGE : Dalam pasar properti yang mulai marak, undangan menghadiri product knowledge (PK) semakin bertubi. Hampir setiap hari Anda bisa menghadirinya. Makan siang gratis di hotel mewah. PK pada umumnya dibuat untuk agen properti. Tetapi banyak pula yang juga langsung membuat investor gathering (didampingi agent). Makan siang lagi.

Hari-hari ini ada banyak agen properti yang makmur karena setiap hari tinggal milih mau lunch di hotel mana. Badan bongsor, kolesterol naik tapi kantong gepeng. Kenyang di perut tapi uang sekolah anak tak terbayar. Angsuran motor macet.  Istri kekurangan tapi Anda tiap siang makan di hotel. Ini fenomena menarik dalam bisnis kita hari ini.

Mengapa bisnis properti Anda memble? PK adalah peluang bisnis yang bagus. Developer sudah sangat percaya pada kehadiran agen properti sebagai mitra penting. Anda/Kantor juga sudah masuk dalam mailing list mereka dan pasti diundang pada setiap acara. Anda bangga karena peluang bisnis melebar.

Persoalannya, PK yang terlalu banyak Anda hadiri bikin kepala kepenuhan. Terlalu banyak santan dan jika tanpa garam dan daging, nasi dicampur santan hanya bikin mules. Anda kehilangan ingredient untuk mengolah bisnis menjadi lebih terfokus.
Makan siang di PK memang gratis, tapi listrik kantor Anda gak bisa dibayar pake tulang ayam. Be Focus!

Poto: Merry Riana (Ex. PS.Property, Jadi Pembicara Berbagi cerita sebagai Alumni sukses yang sudah menggeluti Properti)


Ikutilah PK pada 3-4 project berbeda jenis pada setiap 4 bulan. Pertajam ide dan taktik bisnis di proyek-proyek pilihan Anda itu. Kerjakan seolah Anda akan hidup seribu tahun lagi. Mati-matian serius. Kalo masih gagal, Anda perlu mengasah kesalahan dengan melakukan konsultasi bisnis. Datanglah ke praktisi bisnis properti (Makan siang memang gratis, tapi ongkos belajar belum ada diskon !)😂

Bila rekan-rekan berada di Jakarta, dan bila ada waktu, hadiri Seminar Properti
Sabtu, 19/8/2017. Pukul 09.00-13.30 Wib
Gedung Thamrin City Lt 6 lot 636. Jakarta Pusat.

Pembicara:
1. Suherman (Ex. Ceo Ciputra. Praktisi & Developer)
2. Panangian Simanungkalit (Pakar Property No 1. Indonesia)


Di sini kita bertemu dengan pelaku property ternama seperti Ciputra, Lippo Group, Agung Podomoro group. Dll

Biasanya bayar Rp. 150.000/ Orang. 
Biar gratis, bilang aja ke Panitia dari saya, Doni Romiza

Oleh|Suherman|
Ex. Ceo. Praktisi & Developer
Editor| Doni Romiza|
Ex. Ast. PS Property



INFORMASI RUMAH 
Berbagai Macam Tipe
Eksklusif! Dari rumah subsidi hingga Eksekutif
Wa/SMS | Doni Romiza 085319099248
Ditel informasi akan masuk ke hp anda!








PINJAMAN UNTUK USAHA
KURS BRI UNIT SP. HARU-PADANG 

Bebas Biaya Administrasi!
Keterangan Hub: VANNY 082389546061





Pesan Beras Siap Antar-Padang
Sokan & Anak Daro
30 kg= Rp. 375.000
Wa :082385441899

Bisa juga Daftar Jadi Agen! 
-Ruko
-Perumahan



Popular posts from this blog

Biografi, Biodata, Profil Doni Romiza

Doni Romiza, Pria kelahiran Padang – Sumatera Barat, 10 November 1983. Pernah belajar Ilmu Komunikasi di Universitas Ekasakti Padang. Senang membaca berbagai genre novel dan berbagi cerita di blog pribadi www.adosinfo.blogspot.com . Doni Romiza Memiliki pengalaman training untuk Pelatihan bahasa dan budaya Jepang di Kota Naha Jepang pada tahu 2003–2006, disusul Pelatihan Perikanan di Kota yang sama. Sekarang aktif di properti Facebook: @Doni Romiza Email: donichaniago26@gmail.com

Broker Properti Lagunya Apa? Semua Punya Lagu| Adosi Properti

Wage Rudolf Supratman ditabalkan namanya sebagai penggubah lagu Indonesia Raya. Lagunya berwibawa dan bikin bergidik bulu roma. Langgamnya Maestoso Con Bravura pada metronome speed 104 di nada dasar C. Keren. Tentara juga punya mars, bahkan Ibu-Ibu Dharma Wanita juga punya. Ciputra juga ada dan sering dinyanyikan anak-anak kecil dalam koor yang indah. Lalu, broker properti lagunya apa? Karena belum ada yang nyiptain, maka lagu kebangsaan broker properti, ada beberapa biji. Jika Anda masih belajar jadi broker properti, lagunya berjudul “Bintang Kecil. Amat banyak dan aku ingin... aku ingin". Karena rejeki belum nongol-nongol. Tapi saat mulai pinter cari duit, lagunya berubah jadi “Maju tak Gentar, membela yang bayar". Padahal harusnya “membela yang benar”. Broker mulai kehilangan idealisme sebagai perantara bisnis properti yang jujur dan servicing. Waktu berlalu, penghasilan berlipat dan mobil berganti warna. Lagunya,  ciptaan Adjie Soetama “Tinggal Bilang” ya...

Diskusi Properti

Forum Diskusi Properti: - Pembeli properti - Pemilik Lahan atau pemilik properti - Kontraktor, Wiraswasta dan Pedagang - Pemilik Rumah Kost Atau Kontrakan - Bank / KPR  Pembeli properti sudah dipastikan ada Bank / KPR yang bisa memberikan bunga rendah, dengan informasi yang dapat dipercaya. Begitu juga dengan Bank / KPR, ingin pengaju pinjaman yang benar-benar seius. Itu juga berlaku buat si penjual / yang menyewakan properti, pemilik lahan agar dapat memasarkan produknya pada yang benar-benar serius. Di sini kita berdiskusi, semoga ada manfaat dengan menemukan jaringan yang tepat.