Skip to main content

Cinta?

Cinta, ia tidak terlihat. Tapi warna-warni bentunya terasa indah di dalam hati. Ia tidak akan pernah bisa terlihat, hanya bisa dirasakan. Bila ia datang menghampiri, tak seorang pun sanggup mengukur seberapa besar anugerah cintamu akan lahir. Ia mampu memupuk lunglaimu jadi gelora, mampu membuatmu berangan-angan lebih tinggi.





Cinta, kamu akan gelisah karenanya. Seberapa besar gelisah hatimu untuk dia? Hanya kamu lah yang bisa menceritakannya.

Cinta, bila ia tumbuh, pupuklah ia agar semakin tumbuh di dalam hati yang basah. Jangan biarkan mengering, layu dan hilang lantaran harapannya terikut hilang.

Cinta, bila ia sebuah anugerah, jangan lah kamu nodai dengan berulah dan buruk tingkah, karena kebencian dan hina akan datang untuk merobah.

Saat matamu menatap ingin, tanyakan dulu pada perasaanmu yang tidak bisa berbohong. Hingga bibirmu berkata benar, "Bahwa untaian katamu sesuai dengan kata hatimu". Curahkan semua itu ke hadapannya, wahai kaum Adam!

Tak akan ia mengerti, jika engkau diam dalam keinginan. Tak melulu ia faham, jika hanya dengan gelagat saja. Cinta bukanlah untuk diangan-angankan. Melainkan untuk diabadikan.

Ketika ia menanti dalam pengharapan, meratap menahan diri. Jiwanya lemah dalam kegelisahan, Segeralah datang untuk kamu halalkan, karena itu lebih mahal dibandingkan berjuta permata.

Ketika sudah lama ia berjalan dalam kesendirian. Bertemankan sebuah pengharapan, lantaran menunggu engkau belum datang juga. Tertatih melangkah dalam senyap kesepian. Jadilah engkau mentarinya, bukan sekedar cahaya malam yang tidak tahu arah. Jadikanlah ia tulung rusukmu, bukan tulang punggung, wahai kaum Adam.

Jika hatimu bersungguh, jemputlah ia segera!




Popular posts from this blog

Biografi, Biodata, Profil Doni Romiza

Doni Romiza, Pria kelahiran Padang – Sumatera Barat, 10 November 1983. Pernah belajar Ilmu Komunikasi di Universitas Ekasakti Padang. Senang membaca berbagai genre novel dan berbagi cerita di blog pribadi www.adosinfo.blogspot.com . Doni Romiza Memiliki pengalaman training untuk Pelatihan bahasa dan budaya Jepang di Kota Naha Jepang pada tahu 2003–2006, disusul Pelatihan Perikanan di Kota yang sama. Sekarang aktif di properti Facebook: @Doni Romiza Email: donichaniago26@gmail.com

Broker Properti Lagunya Apa? Semua Punya Lagu| Adosi Properti

Wage Rudolf Supratman ditabalkan namanya sebagai penggubah lagu Indonesia Raya. Lagunya berwibawa dan bikin bergidik bulu roma. Langgamnya Maestoso Con Bravura pada metronome speed 104 di nada dasar C. Keren. Tentara juga punya mars, bahkan Ibu-Ibu Dharma Wanita juga punya. Ciputra juga ada dan sering dinyanyikan anak-anak kecil dalam koor yang indah. Lalu, broker properti lagunya apa? Karena belum ada yang nyiptain, maka lagu kebangsaan broker properti, ada beberapa biji. Jika Anda masih belajar jadi broker properti, lagunya berjudul “Bintang Kecil. Amat banyak dan aku ingin... aku ingin". Karena rejeki belum nongol-nongol. Tapi saat mulai pinter cari duit, lagunya berubah jadi “Maju tak Gentar, membela yang bayar". Padahal harusnya “membela yang benar”. Broker mulai kehilangan idealisme sebagai perantara bisnis properti yang jujur dan servicing. Waktu berlalu, penghasilan berlipat dan mobil berganti warna. Lagunya,  ciptaan Adjie Soetama “Tinggal Bilang” ya...

Diskusi Properti

Forum Diskusi Properti: - Pembeli properti - Pemilik Lahan atau pemilik properti - Kontraktor, Wiraswasta dan Pedagang - Pemilik Rumah Kost Atau Kontrakan - Bank / KPR  Pembeli properti sudah dipastikan ada Bank / KPR yang bisa memberikan bunga rendah, dengan informasi yang dapat dipercaya. Begitu juga dengan Bank / KPR, ingin pengaju pinjaman yang benar-benar seius. Itu juga berlaku buat si penjual / yang menyewakan properti, pemilik lahan agar dapat memasarkan produknya pada yang benar-benar serius. Di sini kita berdiskusi, semoga ada manfaat dengan menemukan jaringan yang tepat.